Rabu, 16 Maret 2016



TATA CARA TENTANG PENGOLAHAN PEMBENIHAN JAGUNG PIONEER






Pengolahan Lahan

*Sebelum melakukan pengolahan lahan jika terdapat banyak gulma maka 8 hari sebelum pengolahan harus di lakukan penyemprotan gulma dengan herbisida yaitu GRAMAXONE atau ROUND UP atau obat khusus untuk gulma.agar gulma tidak mengganggu pertumbuhan jagung yang akan di tanam.
*Pengolahan lahan dilakukan dengan metode pembajakan/traktor atau dengan cara manual yaitu pencangkulan.
*setelah pengolahan lahan maka petani melakukan pembentukan bedengan dengan ukuran 65 x 65 cm

Penanaman benih Jagung

*Sebelum melakukan penanaman jagung dilakukan pengairan disesuaikan dengan keadaan musim
*jarak penanaman jagung yaitu 65 x 15 cm
*splite planting tergantung jenis varietas jagung jika kode 3 -0 maka yang di tanam adalah jagung jantan terlebih dahulu      setelah 3 hari baru melakukan tanam jagung betina.jika kode 0-0 maka jantan dan betina di tanam secara bersamaan.
*Ratio atau jarak jantan dan betina menyesuaikan varietas jagung jika kode 5 : 1 maka banyak nya jagung betina ( 5 ) baris dan baris ke( 6 ) adalah jagung jantan.

Pemupukan 1

*Pada usia tanaman 8 – 12 hst maka di lakukan pemupukan antara lain Urea 300 kg + phonska 200 kg ( volume 1 ha)
*setelah dilakukan pemupukan hari berikutnya di lakukan penyemprotan insektisida untuk mencegah serangan hama
*jika usia tanaman jagung berumur 15 – 18 hst di lakukan penyemprotan Herbisida khusus yaitu CALARIS atau JATRAX
*pada fase umur tanaman jagung jantan  17 hst rentan terhadak serangan ulat maka dilakukan pemberian Nematisida carbofuran antara lain Furadan 3 Gr Jordan 5 gr,pemberian nematisida di aplikasikan pada jagung jantanya saja.
*umur tanaman 20 hst di lakukan penyemprotan insektisida + fungisida + daun untuk mengendalikan tanaman jagung agar sehat saat pertumbuhan akar + daun + dan batang.

Pemupukan 2

*pada fase tanaman jagung berumur  22 – 25 hst maka di lakukan pemupukan antara lain Urea 200 kg + Phonska 350 kg
*setelah pemupukan maka dilakukan pendangiran agar tanaman bisa tumbuh secara maksimal
*pada fase umur tanaman jagung 26 hst dilakukan pemberian Nematisida jagung jantan dan betina
*pada usia tanamn 30 hst dilakukan penyemprotan insektisida + fungisida + daun untuk menjaga tanamn tetap tumbuh secara maksimal tidak terserang hama dan untuk menjaga batang jagung tidak terserang busuk batang atau kresek dau di usia 90 hst.
*jika ingin buah jagung  mendapatkan hasil panen yang maksimal maka pada usia tanaman 38 hst dilakukan pemupukan ke 3 antara lain Urea 350 kg.
*pada fase tanaman jagung berumur 40 hst biasanya banyak di tumbuhi gulma dengan berbagai jenis untuk itu agar tidak menggangu proses pembentukan bakal buah pada jagung dilakukan penyemprotan dengan obat herbisida GRAMAXONE.

Pencabutan Bunga Pada Jagung Betina


*Pada fase tanaman jagung berumur 52 – 55 hst maka dilakukan pencabutan bunga betina  yang dilakukan oleh petugas Pioneer yang mengurusi tentang Detaseling.petani tidak di bebankan biaya apapun untuk fase ini.